Langsung ke konten utama

LANDASAN PSIKOLOGI, SOSIOLOGI, ANTROFOLOGI, DAN SEJARAH TERHADAP PEDAGOGI.

LANDASAN PSIKOLOGI, SOSIOLOGI, ANTROFOLOGI, DAN SEJARAH TERHADAP PEDAGOGI.
Sumbangan Kajian Antopologi pada Pedagogik
Antrpologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hakikat manusia sebagai makluk biologis dan social. Makhluk biologis adalah makhluk yang memiliki keunikan yang berbeda santara satu sama lain. Oleh karena itu seorang guru harus memahami keunikan dan penyebab keunikan tersebut yaitu keluarga, budaya,dan lingkungan siswa. Dengan adanya kajian antropologi maka seorang guru akan dapat mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa, menciptakan suasana belajar yang kondusif, dan proses pembelajaran yang mengedepankan pada kompetensi seorang siswa. Dari segi social antrpologi dalam pendidikan menciptakan suasasna yang sesuai dengan lingkungan sekitar sehingga pembelajaran berbasis budaya lokal, saling toleransi, eksplorasi lingkungan sekitar dalan lain sebagainya.

Sumbangan Kajian Sosiologi pada Pedagogik
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tata cara manusia dalam bermasyarakat. Kajiannya tentang cara-cara penyelesaian masalah yang terjadi di masyarakat. Dengan adanya kajian sosiolgi maka seorang pendidik akan dapat mengetahui permasalahan dan pemecaham masalah yang terjadi dalam kelas. Sehingga seorang guru dapat menentukan strategi dan metode yang tepat saat menghadapi permasalahan pembelajaran didalam kelas. Selain itu dengan adanya kajian sosiologi bagi pedagogi akan memudahkan interaksi social seorang guru dengan murid. Hal ini menjadi sangat penting karena dengan interaksi social yang baik akan memudahkan siswa dalam menyerap dan memahami penyampaian yang dipaparkan oleh guru.

Sumbangan Kajian Ksikologi pada Pedagogik
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan dan prilaku manusia dalam bermasyarakat. Dengan adanya kajian psikologi pada pedagogi maka seorang pendidik akan memahami karakteristik siswanya dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah dicanangkan. Melalui kahian psikologi dalam mendidik seorang guru akan dapat mengetahui tindakan-tindakan yang tepat dalam mendidik, terkait  strategi dan metode pembealajaran, penciptakan suasana belajar yang kondusif, memotifasi dan meningkatkan minat belajar siswa, dan lain sebagainya yang sifatnya membangun kejiwaan dan prilaku manusia.

Sumbangan Kajian Sejarah pada Pedagogik

Sejarah adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan dimasa lalu. Kajian tentang sejarah menjadi sangat penting karena pada hakikatnya guru bukanlah orang yag serba tahu akan kehidupan dimasa datang. Namun seorang guru adalah orang yang telah berpengalaman dalam pendidikan sehingga dalam proses pembelajaran guru bisa belajar dari pengalaman dimasa lalu untuk dibagiakan pada peserta didik. Melalui kajian terhadap sejarah maka serang guru dapat mengetahui penyelesaian masalah yang bisa saja terulang didalam kelas atau bisa melakukan perbaika system pembelajaran apabila pembelajaran yang telah lalu dinilai kurang efektif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GERAK DAN POSISI BENDA LANGIT

A. Gerak Semu Harian dan Tahunan Matahari 1. Gerak Semu Harian Matahari Penyebab: rotasi bumi (gerak putar bumi pada sumbu putarnya). kala rotasi bumi adalah 23 jam 56 menit 4.1 detik. Pada pagi hari matahari terbit di sebelah timur tanda hari mulai siang dan tenggelam di sebelah barat tanda hari mulai malam. Kejadian alam tersebut disebabkan karena bumi berotasi. Ketika bumi berotasi, daerah-daerah di bumi yang terkena sinar matahari mengalami siang dan daerah-daerah di bumi yang tidak terkena matahari mengalami waktu malam. Setiap hari kita melihat matahari seolah-olah bergerak dari timur ke barat. Hal ini terjadi karena kita bergerak mengikuti rotasi bumi dari barat ke timur sedangkan matahari diam.

PENDIDIKAN YANG BERLANDASKAN NILAI-NILAI AGAMA

A.     PENDIDIKAN YANG BERLANDASKAN NILAI-NILAI AGAMA 1.       Cerminan Nilai-nilai Agama dalam Tujuan Pendidikan Sejatinya pendidikan adalah wadah menyiapkan generasi bangsa sebelum menuju pada kehidupan bermasyarakat yang akan di hadapi setiap manusia.Di dalam Pancasila yang merupakan landasan bangsa Indonesia menyebutkan dan meletakkan nilai-nilai religi dalam sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Artinya sebagai bangsa Indonesia maka keharusan bagi kita untuk taat pada aturan-aturan Tuhan dari masing-masing masyarakatnya. Tujuannaya adalah dalam hidup bermasyarakat masyarakat Indonesia menempatkan nilai-nilai religi sebagai landasan bermasyarakat yang baik.  Menurut perspektif religi Islam pendidikan akan bermutu apabila mampu menyeimbangkan antara nilai-nilai Islami dan nilai-nilai keilmuan. Cerminan nilai-nilai yang sesuai dengan agama Islam selaras dengan tujuan pendidikan nasional abad 21 yaitu : Pendidikan Nasional abad X...

KONSEP PENDIDIKAN DARI TOKOH-TOKOH PENDIDIKAN

A. PANDANGAN PENDIDIKAN MENURUT TOKOH-TOKOH 1). Ki Hajar Dewantara Prinsip Belajar Penafsiran konsep pedidikan Ki Hajar Dewantara dibidang ide pendidikan merdeka, kodrat alam dan pendidikan anak-anak dipengaruhi oleh Frobel dan Montesori. Prinsip belajar Menurut  Ki Hajar Dewantara atau yang lebih dikenal dengan 3N yaitu Niteni, Nirokake, dan Nambahi. a.        Niteni Niteni merupakan kemampuan untuk mencermati, mengenali, dan menangkap makna (sifat, ciri, prosedur, dan kebenaran) suatu objek. Hal ini dapat diartikan merupakan proses perencanaan dan penemuan makna sifat, ciri, prosedur, dan kebenaran) melalui pengamatan indrawi. b.       Nirokake, dan Nambahi. Nirokake merupakan proses meniru suatu pandangan yang dilihatnya, sedangkan nambahi meruakan proses menambahkan sebuah objek yang telah melewati tahapan niteni dan nirokake. Pembahasan menganai kedua prinsip Nirokake, dan Nambahi selalu beriringan mengingat...