Langsung ke konten utama

SILABUS KURIKULUM 2013 MATERI CAHAYA DAN BUNYI


SILABUS PEMBELAJARAN
Tahun pelajaran : 2013 / 2014
Sekolah                         :   -
Mata Pelajaran            :   Fisika
Kelas/Semester             :   VIII / 1
Standar Kompetensi     :   Memahami konsep dan penerapan  cahaya dalam produk teknologi sehari-hari.
Kompetensi
Dasar
Tingkat Ranah KD
Indikator Pencapaian
Kompetensi
Tingkat Ranah
IPK
Materi Pokok
Ruang Lingkup
Alokasi Waktu
1
2
3
4
1.Menyelidiki
sifat-sifat
cahaya dan
hubungannya
dengan
berbagai
bentuk cermin
dan lensa
















C3































Menjelaskan  pengertian cahaya

Menjelaskan pengertian sifat-sifat cahaya

Menjelaskan hukum pemantulan Cahaya

Menjelaskan  pemantulan cahaya pada pada cermin datar, cekung dan cembung

Mendeskripsikan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada cermin datar, cermin cekung dan cermin cembung berdasaarkan percobaan.

Menyebutkan aplikasi pemantulan cahaya pada cermin datar, cekung dan cembung dalam kehidupan sehari-hari.

Menjelaskan hukum pembiasan cahaya

Menjelaskan pembiasan cahaya pada lensa cembung,cekung

Mendeskripsikan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada lensa  cekung dan lensa cembung berdasarkan percobaan.

Menyebutkan aplikasi pembiasan cahaya pada lensa  cekung dan cembung dalam kehidupan sehari-hari.

C1

C1

C2

C2


C3



C2


C2

C2

C3


C2
Cahaya

















































Standar Kompetensi     :   Memahami konsep dan penerapan  getaran, gelombang dan optikal dalam produk teknologi sehari-hari
Kompetensi
Dasar
Tingkat Ranah KD
Indikator Pencapaian
Kompetensi
Tingkat Ranah
IPK
Materi Pokok
Ruang Lingkup
Alokasi Waktu
1
2
3
4

Mendeskripsikan konsep bunyi dalam kehidupan sehari-hari

















C2




















-Menjelaskan karakteristik bunyi
-Menjelaskan sifat dasar gelombang bunyi
-Menjelaskan medium  perambat bunyi
-Menjelaskan apalikasi penggunaan medium perambata bunyi dalam kehidupan sehar- hari
-Menjelaskan Cepat Rambat Gelombang Bunyi
-Menjelaskan   bunyi infrasonic, ultrasonic dan audiosonik
-Menjelaskan contoh bunyi infrasonic, ultrasonic, dan audiosonik dalam kehidupan sehari-hari
-Menjelaskan pengertian  resonansi
- Melakukan percobaan resonansi bunyi
-Menjelaskan manfaat dan kerugian resonansi dalam kehidupan sehari-hari
-Menjelaskan Hukum Pemantulan Bunyi
 -Menjelaskan macam-macam bunyi pantul
-Menyebutkan manfaat  pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari.
C1
C2
C2
C2

C1
C1
C2

C1

C3

C2

C2

C1

C1












Bunyi






































Komentar

Postingan populer dari blog ini

GERAK DAN POSISI BENDA LANGIT

A. Gerak Semu Harian dan Tahunan Matahari 1. Gerak Semu Harian Matahari Penyebab: rotasi bumi (gerak putar bumi pada sumbu putarnya). kala rotasi bumi adalah 23 jam 56 menit 4.1 detik. Pada pagi hari matahari terbit di sebelah timur tanda hari mulai siang dan tenggelam di sebelah barat tanda hari mulai malam. Kejadian alam tersebut disebabkan karena bumi berotasi. Ketika bumi berotasi, daerah-daerah di bumi yang terkena sinar matahari mengalami siang dan daerah-daerah di bumi yang tidak terkena matahari mengalami waktu malam. Setiap hari kita melihat matahari seolah-olah bergerak dari timur ke barat. Hal ini terjadi karena kita bergerak mengikuti rotasi bumi dari barat ke timur sedangkan matahari diam.

PENDIDIKAN YANG BERLANDASKAN NILAI-NILAI AGAMA

A.     PENDIDIKAN YANG BERLANDASKAN NILAI-NILAI AGAMA 1.       Cerminan Nilai-nilai Agama dalam Tujuan Pendidikan Sejatinya pendidikan adalah wadah menyiapkan generasi bangsa sebelum menuju pada kehidupan bermasyarakat yang akan di hadapi setiap manusia.Di dalam Pancasila yang merupakan landasan bangsa Indonesia menyebutkan dan meletakkan nilai-nilai religi dalam sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Artinya sebagai bangsa Indonesia maka keharusan bagi kita untuk taat pada aturan-aturan Tuhan dari masing-masing masyarakatnya. Tujuannaya adalah dalam hidup bermasyarakat masyarakat Indonesia menempatkan nilai-nilai religi sebagai landasan bermasyarakat yang baik.  Menurut perspektif religi Islam pendidikan akan bermutu apabila mampu menyeimbangkan antara nilai-nilai Islami dan nilai-nilai keilmuan. Cerminan nilai-nilai yang sesuai dengan agama Islam selaras dengan tujuan pendidikan nasional abad 21 yaitu : Pendidikan Nasional abad X...

KONSEP PENDIDIKAN DARI TOKOH-TOKOH PENDIDIKAN

A. PANDANGAN PENDIDIKAN MENURUT TOKOH-TOKOH 1). Ki Hajar Dewantara Prinsip Belajar Penafsiran konsep pedidikan Ki Hajar Dewantara dibidang ide pendidikan merdeka, kodrat alam dan pendidikan anak-anak dipengaruhi oleh Frobel dan Montesori. Prinsip belajar Menurut  Ki Hajar Dewantara atau yang lebih dikenal dengan 3N yaitu Niteni, Nirokake, dan Nambahi. a.        Niteni Niteni merupakan kemampuan untuk mencermati, mengenali, dan menangkap makna (sifat, ciri, prosedur, dan kebenaran) suatu objek. Hal ini dapat diartikan merupakan proses perencanaan dan penemuan makna sifat, ciri, prosedur, dan kebenaran) melalui pengamatan indrawi. b.       Nirokake, dan Nambahi. Nirokake merupakan proses meniru suatu pandangan yang dilihatnya, sedangkan nambahi meruakan proses menambahkan sebuah objek yang telah melewati tahapan niteni dan nirokake. Pembahasan menganai kedua prinsip Nirokake, dan Nambahi selalu beriringan mengingat...